Desember 01, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Q1 2016, Laba bersih Ciputra Surya Tbk / CTRS turun 28,19%

Britama.comPT Ciputra Surya Tbk (CTRS) membukukan laba bersih pada Q1 2016 sebesar Rp93,50 miliar atau Rp47 per saham, angka tersebut turun 28,19% dibandingkan Laba bersih Q1 2015 yaitu Rp130,20 miliar atau Rp65 per saham.

Penurunan kinerja CTRS disebabkan oleh Penurunan laba kotor dari Rp220,92 miliar pada Q1 2015 menjadi Rp207,72 miliar Q1 2016 atau turun 6,35%, Laba kotor terdiri dari Pendapatan Pokok dikurangi Beban Pokok. Pendapatan Pokok tetap mengalami kenaikan dari Rp425,64 miliar menjaid Rp436,15 miliar. Perlu diketahui, Pendapatan pokok perseroan terdiri dari penjualan properti dan penyewaan, dengan pendapatan terbesar diatribusikan dari Penjualan yaitu Rp358,58 miliar pada Q1 2016 dan Rp357,39 miliar Q1 2015, sedang pendapatan sewa yaitu Rp77,56 miliar dan Rp68,26 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatannya tahun Q1 2016 dan Q1 2015:

  1. Penjualan
    • Rumah Hunian dan Ruko – Rp266,47 miliar dan Rp270,10 miliar.
    • Apartemen, Kondotel, dan SOHO – Rp68,07 miliar dan Rp72,22 miliar.
    • Kapling Tanah – Rp24,04 miliar dan Rp15,06 miliar.
  2. Pendapatan sewa
    • Sewa unit pusat niaga – Rp47,75 miliar dan Rp46,48 miliar.
    • Hotel – Rp13,57 miliar dan Rp7,98 miliar.
    • Lapangan Golf dan Club Keluarga – Rp11,59 miliar dan Rp10,43 miliar.
    • Rekreasi Keluarga – Rp4,65 miliar dan Rp3,36 miliar.

Beban Usaha Perseroan meningkat dari Rp60,81 miliar menjadi Rp81,27 miliar, dan Pendapatan (Beban) Keuangan menurun dari Rp14,55 miliar menjadi Rp17,62 miliar.

CTRS pada kuartal I 2016 mencatat aset sebesar Rp6,78 triliun, turun sedikit dari Rp6,98 triliun pada tahun 2015, Utang mencapai Rp3,02 triliun di Kuartal I 2016 turun dari Rp3,33 triliun di tahun 2015.

Related posts