Oktober 21, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

ADHI peroleh komitmen kredit senilai Rp7,5 triliun dari BRI

Britama.com – Adhi Karya Tbk (ADHI) mengamankan pendanaan melalui kredit dari Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp7,5 triliun untuk membiayai kebutuhan belanja modal tahun ini. Perseroan akan menambah alokasi belanja modal tahun ini sekitar Rp100 miliar hingga Rp300 miliar. Penambahan tersebut diperlukan untuk investasi peralatan di proyek lights rail transit (LRT) dan jalan tol.

Adapun fasilitas kredit dari BBRI terdiri dari pinjaman tunai sebesar Rp500 miliar sedangkan sisanya fasilitas pinjaman non tunai dalam beberapa bentuk antara lain bank garansi, kredit modal kerja impor, dan penangguhan jaminan impor. Fasilitas tersebut berjangka waktu 12 bulan dan dikenakan bunga 9,25%- 9,5%.

Tahap pertama, BRI menyalurkan fasilitas non cash loan sebesar Rp7 triliun secara bertahap. Tahap kedua, cash loan sebesar Rp 500 miliar. ADHI meminta Jaminan Bank (bank garansi) dalam menjalankan proyeknya.

Sebagai Informasi tambahan, Proyek pengembangan Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek diyakini selesai sebelum penyelenggaraan Asian Games tahun 2018. LRT Jabodetabek yang sedang digarap oleh ADHI nantinya meliputi ruas Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Cawang-Dukuh Atas.

LRT Jabodetabek di tahun 2018 selesai sampai Dukuh Atas. Meski demikian ADHI belum menandatangani kontrak pekerjaan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk sisi luar Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk sisi dalam kota Jakarta. Perseroan akan menggunakan biaya penyertaan modal negara (PMN) dalam membiayai LRT Jabodetabek yang mencapai sebesar Rp 1,4 triliun. Perseroan berharap pekerjaan pembangunan LRT Jabodetabek bisa dikoordinasikan dan dibiayai oleh Kemenhub.

Related posts