Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (20/05/2016) : Perhatikan emiten ADRO, JPFA, KIJA, dan PTBA

Britama.com – Adaro Energy Tbk (ADRO): Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Oversold, Candle Bearish 3 Outside Down, Penutupan di bawah 695, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 730. Penurunan di bawah 625 untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 665-680 target 695 – 720 stop loss di bawah 625.

Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Engulfing, Penutupan di atas 860, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 950. Penurunan di bawah 830 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 885-900 target 915-950 stop loss di bawah 830.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 248, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 269. Rekomendasi: Beli 251-256 target 260-267 stop loss di bawah 235.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Netral, Candle Bullish Hammer, penutupan di bawah 6550, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 6775. Penurunan di bawah 5850 untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 6250 – 6375 target 6495 – 6650 stop loss di bawah 5850.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (19/05/2016), sebagai berikut: ADRO asing (jual Rp4,71 miliar dan beli Rp6,56 miliar), JPFA asing (jual Rp0,48 miliar dan beli Rp2,62 miliar), KIJA asing (jual Rp0,71 miliar dan beli Rp0,11 miliar), PTBA asing (jual Rp5,44 miliar dan beli Rp1,96 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts