Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kerugian bersih FREN menurun pada Q1 2016

Britama.comPT Smartfren Telecom Tbk(FREN) melaporkan kinerja yang mulai membaik walaupun mengalami kerugian bersih sebesar Rp265,96 miliar atau Rp(2,39) per saham dibandingkan Rp551,42 miliar atau Rp(4,93) per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian kinerja Perseroan pada Q1 2016 tersebut terutama didukung oleh Keuntungan Kurs yang sangat besar yaitu mencapai Rp250,79 miliar, sedangkan pada Q1 2015 FREN membukukan Kerugian Kurs sebesar Rp307,20 miliar, dan Pendapatan Usaha FREN mengalami kenaikan sedikit dari Rp748,32 miliar menjadi Rp751,89 miliar. Pendapatan FREN terdiri dari Jasa Telekomunikasi dan Jasa Interkoneksi, dengan pendapatan dari jasa telekomunikasi yang memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing Rp732,85 miliar dan Rp725,81 miliar, sedangkan Jasa Koneksi hanya Rp19,04 miliar dan Rp22,50 miliar. Di bawah ini adalah rincianya yaitu

  1. Jasa Telekomunikasi
    • Data – Rp621,53 miliar dan Rp606,11 miliar.
    • Percakapan – Rp68,89 miliar dan Rp71,97 miliar.
    • Pesan Singkat – Rp31,82 miliar dan Rp33,47 miliar.
    • Abonemen – Rp5,11 miliar dan Rp7,18 miliar.
    • Lainnya – Rp5,49 miliar dan Rp7,08 miliar.
  2. Interkoneksi – Rp19,04 miliar dan Rp22,50 miliar.

Beban Usaha perseroan mencapai Rp1,27 triliun pada Q1 2016, naik dari Rp1,01 miliar. Beban Keuangan perseroan naik dari Rp94,49 miliar menjadi Rp135,88 miliar, sedangkan Beban Lainnya mengalami penurunan dari Rp33,73 miliar menjadi Rp12,23 miliar.

Total Aset FREN pada Q1 2016 mencapai Rp20,99 triliun, turun sedikit dari Rp20,71 triliun di tahun 2015. Utang FREN mencapai Rp14,41 triliun Q1 2016 naik dari Rp13,86 triliun.

Related posts