Oktober 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja DOID Q1 2016 membaik, walaupun bisnis tambang masih lesu

Britama.comPT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melaporkan kinerja yang membaik pada Q1 2016 dengan membukukan laba bersih sebesar USD3,06 juta atau USD0,00037 per saham dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih membukukan kerugian sebesar USD10,44 juta atau USD(0,00127) per saham.

Pencapaian kinerja perseroan pada Q1 2016 tersebut terutama didukung Pendapatan yang meningkat dari USD122,27 juta menjadi USD126,82 juta atau naik 3,72%. Pendapatan Perseroan pada Q1 2016 dan Q1 2015 seluruhnya berasal dari Penambangan batubara dan Jasa Pertambangan, berikut ini beberapa perusahaan yang memberikan konstribusi cukup besar ke perseroan pada Q1 2016 dan Q1 2015, yaitu

  1. PT Berau Coal Tbk (BRAU) – USD65,03 juta (51%) dan USD60,42 juta (49%).
  2. PT Kideco Jaya Agung – USD21,99 juta (17%) dan USD24,60 juta (20%).
  3. PT Adaro Indonesia Tbk (ADRO) – USD15,79 juta (12%) dan USD16,63 juta (14%).

Beban Pendapatan Pokok DOID mengalami penurunan dari USD105,49 juta menjadi USD104,94 juta, dan Beban Usaha mengalami penurunan dari USD9,07 juta menjadi USD7,31 juta, sedangkan Beban Keuangan mengalami kenaikan sedikit dari USD10,08 juta menjadi USD11,29 juta.

Perlu diketahui, Pendapatan (Beban) lain mengalami peningkatan dari USD(9,40) juta menjadi USD2,50 juta, Pendapatan (Beban) lain DOID terutama berasal dari Keuntungan dan kerugian Kurs, untuk Q1 2016 Perseroan memperoleh keuntungan Kurs senilai USD3,90 juta, sedangkan pada Q1 2015 memperoleh Kerugian Kurs senilai USD6,26 juta.

Aset DOID pada Q1 2016 mencapai USD832,99 juta, naik sedikit dari USD831,80 juta di tahun 2015. Utang perseroan mengalami penurunan dari USD746,80 juta tahun 2015 menjadi USD743,14 juta pada Q1 2016.

Related posts