Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Q1 2016: Matahari Putra Prima / MPPA cetak kerugian sebesar Rp123,07 miliar

Britama.com – Pemilik Hypermart, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) melaporkan kinerja yang kurang bagus pada Q1 2016 dengan membukukan kerugian bersih sebesar Rp123,07 miliar atau Rp(23) per saham dibandingkan Laba bersih pada periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp81,58 miliar atau Rp15 per saham.

Anjloknya kinerja MPPA pada Q1 2016 tersebut disebabkan oleh Laba kotor Perseroan yang mengalami penurunan sebesar 23,18% menjadi Rp458,90 miliar dibandingkan Rp597,39 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba kotor terdiri dari Penjualan dikurangi Beban Pokok Penjualan. Penjualan Perseroan menurun dari Rp3,35 triliun menjadi Rp3,27 triliun, selanjutnya Penjualan pokok perseroan terdiri dari penjualan langsung dan penjualan konsinyasi. Penjualan langsung memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan pada Q1 tahun 2016 dan Q1 tahun 2015 masing-masing sebesar Rp3,24 triliun dan Rp3,33 triliun, dan konsinyasi hanya Rp154,00 miliar dan Rp192,08 miliar, serta Beban Konsinyasi Rp(132,75) miliar dan Rp(169,65) miliar.

Beban usaha mengalami peningkatan dari Rp499,92 miliar menjadi Rp568,79 miliar, Sedangkan Pendapatan (Beban) Keuangan mengalami penurunan dari Rp5,22 miliar menjadi Rp(16,42) miliar.

Hingga Maret tahun 2016 MPPA dengan total aset mencapai Rp6,06 triliun, menciut 3,66% dari tahun 2015 yaitu Rp6,29 triliun. Utang perseroan juga mengalami penurunan dari Rp3,52 triliun tahun 2015 menjadi Rp3,41 triliun pada Q1 tahun 2016.

Related posts