Oktober 30, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih DGIK / Nusa Konstruksi Enjiniring anjlok 90,42% pada Q1 2016

Britama.comPT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) memberikan laporkan pada Q1 2016 dengan kinerja yang kurang memuaskan yaitu laba bersih Perseroan anjlok 90,42% menjadi Rp1,06 miliar atau Rp0,19 per saham dibandingkan Rp11,07 miliar atau Rp2.00 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan kinerja DGIK pada Q1 2016 tersebut disebabkan oleh Pendapatan Pokok perseroan yang mengalami penurunan yang cukup besar akibatnya lesunya konstruksi pada triwulan pertama tahun 2016, dengan pendapatan tahun Q1 2016 menjadi Rp268,80 miliar, turun 37,50% dari Pendapatan Pokok Q1 2015 yaitu Rp430,09 miliar. Pendapatan Pokok perseroan terdiri dari Pendapatan Konstruksi bangunan dan Sipil, dengan Konstruksi bangunan yang memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebsear Rp225,91 miliar dan Rp367,55 miliar, sedangkan Konstruksi Sipil yaitu Rp42,89 miliar dan Rp62,54 miliar.

Untuk Laba proyek Ventura Bersama mengalami peningkatan dari Rp2,99 miliar menjadi Rp11,27 miliar.

Beban Pokok perseroan Q1 2016 mengalami penurunan dari Rp381,39 miliar menjadi Rp238,29 miliar, dan Beban Bunga mengalami penurunan dari Rp5,78 miliar menjadi Rp5,54 miliar, serta beban Usaha mengalami penurunan dari Rp40,12 miliar menjadi Rp37,79 miliar.

Hingga akhir Maret 2016, Aset DGIK mencapai Rp2,08 triliun, turun sedikit dari Rp2,09 triliun, sedangkan total utang mencapai Rp990,49 miliar, turun sedikit dari Rp1,01 triliun.

Related posts