Oktober 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Metrodata Electronics Tbk / MTDL pada Q1 2016 Rp32,08 miliar

Britama.com – Salah satu Emiten distributor (komputer, handphone, laptop dan barang elektronic lainya) terbesar indonesia PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) membukukan penurunan laba bersih pada Q1 2016 sebesar 6,93% menjadi Rp32,08 miliar atau Rp13,89 per saham dari laba bersih pada periode yang sama tahun 2015 yaitu Rp34,47 miliar atau Rp15,35 per saham.

Penurunan kinerja Q1 2016 tersebut terutama disebabkan oleh kerugian kurs pada Q1 2016 sebesar Rp11,30 miliar, sedangkan pada Q1 2015 mengalami keuntungan kurs sebesar Rp9,94 miliar.

Meskipun kinerja Perseroan menurun, Pendapatan bersih Perseroan tetap mengalami peningkatan dari Rp2,20 triliun menjadi Rp2,27 triliun, berikut ini adalah rincian penjualan pada Q1 2016 dan Q1 2015 yaitu

  1. Perangkat keras (Komputer, Laptop, Handphone dan alat elektronik lainnya) – Rp1,84 triliun dan Rp1,88 triliun.
  2. Perangkat lunak – Rp0,25 triliun dan Rp0,22 triliun.
  3. Jasa – Rp0,19 triliun dan Rp0,15 triliun.

Rincian perseroan yang memberikan konstribusi pendapatan pada Q1 2016 dan Q1 2015 di atas 10% antara lain

  1. Asus Technology Pte Ltd – Rp1,24 triliun (54,59%) dan Rp1,04 triliun (47,19%).
  2. PT Hewlett Packard Indonesia – Rp547,10 miliar (24,03%) dan Rp476,65 miliar (21,66%).
  3. PT Lenovo Indonesia – Rp402,97 miliar (17,70%) dan Rp381,31 miliar (17,33%).

Beban pokok penjualan perseroan meningkat dari Rp2,05 triliun menjadi Rp2,10 triliun, dan Beban usaha mengalami kenaikan sedikit dari Rp76,64 miliar menjadi Rp90,33 miliar, serta beban keuangan meningkat dari Rp8,10 miliar menjadi Rp13,49 miliar.

Laba entitas asosiasi mengalami peningkatan dari Rp1,21 miliar menjadi Rp1,52 miliar, Pendapatan (beban) lain-lain mengalami kenaikan dari Rp0,13 miliar menjadi Rp1,63 miliar.

Aset MTDL hingga Q1 2016 mencapai Rp4,15 triliun, tumbuh 18,57% dari aset pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp3,50 triliun. Utang perseroan mengalami peningkatan dari Rp1,95 triliun menjadi Rp2,56 triliun.

Related posts