Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih PGAS terkoreksi 8,70% pada Q1 2016

Britma.com – Emiten pendistribusian gas terbesar di Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengumumkan penurunan kinerja pada Q1 2016 sebesar 8,70% dengan laba bersih menjadi USD100,65 juta atau USD0,00415 per saham dibandingkan USD109,41 juta atau USD0,00451 per saham.

Meskipun kinerja Perseroan pada Q1 2016 menurun, Penjualan PGAS tetap mengalami peningkatan dari USD696,37 juta menjadi USD720,39 juta atau naik 3,45%, berikut ini adalah rincian penjualan gas Perseroan yaitu

  1. Distribusi gas – USD641,80 juta dan USD645,46 juta miliar.
    • Industri – USD631,36 juta dan USD631,01 juta.
    • Komersial – USD8,86 juta dan USD13,09 juta.
    • SPBG (Stasiun Pengisian Bahan bakar gas) – USD0,35 juta dan USD0,24 juta.
    • Rumah Tangga – USD1,23 juta dan USD1,12 juta.
  2. Transmisi Gas – USD2,88 juta dan USD1,78 juta.
  3. Penjualan minyak dan Gas Neto – USD56,78 juta dan USD47,53 juta.
  4. Sewa Fiber Optik – USD2,05 juta dan USD1,59 juta.
  5. Pendapatan Keuangan dari Pembiayaan – USD16,83 juta dan USD-.
  6. Lain-lain – USD0,05 juta dan USD-.

Laba dari ventura bersama menurun sedikit dari USD17,29 juta menjadi USD16,77 juta.

Beban Pokok Perseroan mengalami peningkatan dari USD472,94 juta menjadi USD496,84 juta, dan Pendapatan (Beban) Keuangan mengalami peningkatan dari USD5,98 juta menjadi USD8,42 juta, sedangkan beban usaha Perseroan menurun USD70,79 juta menjadi USD65,70 juta

Akibat fluktuasi nilai rupiah, Perseroan mengalami kerugian kurs cukup besar yaitu USD14,96 juta pada Q3 2015, sedangkan pada Q3 2015 Perseroan mengalami keuntungan kurs sebesar USD17,20 juta.

Untuk Beban Pajak Perseroan menurun dari USD40,47 juta menjadi USD31,26 juta.

Aset PGAS hingga Q3 2015 mencapai USD6,18 miliar, meningkat sedikit dari USD6,07 miliar pada tahun 2014, dan utang Perseroan meningkat dari USD3,19 miliar menjadi USD3,27 miliar.

Related posts