Oktober 16, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih TBIG / Tower Bersama Infrastructure melonjak 82,01% pada Q1 2016

Britama.com – Emiten Infrastruktur telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melaporkan kinerja yang sangat baik dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 82,01% menjadi Rp746,67 miliar atau Rp159,12 per saham dibandingkan Rp410,24 miliar atau Rp86,95 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian kinerja TBIG pada Q1 2016 tersebut terutama didukung oleh Peningkatan Pendapatan Usaha dari Rp827,34 miliar menjadi Rp901,50 miliar, dan Perseroan memperoleh laba dari pajak sebesar Rp470,17 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu mendapatkan laba pajak senilai Rp58,34 miliar.

Adapun Pendapatan pokok perseroan pada Q1 2016 dan Q1 2015 terdiri dari Sewa dan Pemeliharaan Menara. Di bawah ini adalah beberapa pelanggan utama TBIG pada Q1 2016 dan Q1 2015 yaitu

  1. PT Telekomunikasi Selular – Rp357,34 miliar dan Rp320,33 miliar.
  2. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp214,60 miliar dan Rp193,55 miliar.
  3. PT XL Axiata Tbk (EXCL) – Rp129,64 miliar dan Rp8126,52 miliar.
  4. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Rp45,79 miliar dan Rp52,53 miliar.
  5. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) – Rp31,56 miliar dan Rp21,15 miliar.
  6. PT Hutchison 3 Indonesia – Rp94,51 miliar dan Rp89,79 miliar.
  7. Lainnya – Rp28,06 miliar dan Rp23,46 miliar.

Beban Pokok Pendapatan mengalami penurunan dari Rp104,22 miliar menjadi Rp101,59 miliar, dan Beban usaha menurun dari Rp78,86 miliar menjadi Rp73,88 miliar, sedangkan Beban keuangan Perseroan meningkat dari Rp316,82 miliar menjadi Rp410,03 miliar.

Aset TBIG pada Q1 2016 mencapai Rp22,72 triliun, turun sedikit dari aset pada tahun 2015 yaitu Rp22,80 triliun. Utang Perseroan mengalami penurunan dari Rp21,21 triliun menjadi Rp20,52 triliun.

Related posts