Oktober 21, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PGAS, WIKA dan Angkasa Pura II bentuk usaha patungan untuk PLTG

Britama.com – Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan melebarkan lini usahanya untuk memasok kebutuhan bahan bakar pada bandara-bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura (AP).

Aksi korporasi ini diharapkan mampu meningkatkan laju usaha PGN di masa mendatang. Dalam kerja sama dengan PT Angkasa Pura II terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) 60 megawatt (MW), PGN akan memasok 14 MMSCFD.

Langkah yang dilakukan itu tidak hanya untuk memasok PLTG, namun juga akan mensuplai untuk industri pendukung bandara lainnya seperti penggunaan gas bumi sebagai bahan bakar gas catering dan pemukiman sekitar bandara.

Kerja sama ini akan melibatkan Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang berperan sebagai jasa konsultan serta penyusunan studi kelayakan.

Angkasa Pura (AP) II bersama PGAS dan WIKA membentuk perusahaan patungan (JV) dalam rangka ekspansi PLTG berkapasitas hingga 150 MW. Nilai investasi PLTG yang berlokasi di Bandara Soekarno-Hatta tersebut diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

Tahap pertama, AP II akan membangun PLTG dengan kapasitas 60 MW senilai Rp1 triliun. Dalam JV tersebut, AP II menguasai 51% saham, sedangkan sisanya PGAS dan WIKA. Adapun PGAS akan memasok gas alam sebanyak 14 juta kaki kubik per hari ke PLTG tersebut.

Related posts