Oktober 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Untung Kurs, ANTM cetak laba bersih sebesar Rp5,29 miliar pada Q1 2016

Britama.comPT Aneka Tambang Tbk melaporkan kinerja yang sangat bagus pada Q1 2016 sebesar Rp5,29 miliar atau Rp0,22 per saham dibandingkan pada Q1 2015 yang masih mengalami kerugian sebesar Rp240,21 miliar atau Rp25,19 per saham.

Pencapaian kinerja ANTM pada Q1 2016 tersebut terutama didukung oleh Pendapatan lain sebesar Rp316,52 miliar, (Laba kurs memberikan kontribusi terbesar untuk pendapatan lain dengan nilai Sebesar Rp178,91 miliar, selain itu Penurunan nilai Kewajiban Kontijensi senilai Rp62,73 miliar, serta lainnya Rp74,83 miliar), sedangkan pada periode yang sama tahun lalu mengalami kerugian lain sebesar Rp210,41 miliar (Terutama dikonstribusikan dari Rugi kurs sebesar Rp168,40 miliar).

Meskipun hasil kinerja telah membaik, Penjualan ANTM pada Q1 2016 masih mengalami penurunan sebesar 31,02 menjadi Rp1,98 triliun dibandingkan Rp2,30 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan ANTM pada Q1 2016 dan Q1 2015 terdiri dari Penjualan Emas, Feronikel, Bijih Nikel, Batubara, Alumina, Bauksit. Penjualan Komoditas Emas yang memberikan konstribusi terbesar ke ANTM yaitu 75,76% pada Q1 2016 yaitu Rp1,50 triliun dan Q1 2016 sebesar Rp1,94 triliun, selain itu antara lain:

  1. Feronikel – Rp298,05 miliar dan Rp813,89 miliar.
  2. Batubara – Rp36,47 miliardan Rp347,48 miliar.
  3. Bijih Bauksit – Rp17,22 miliardan Rp17,15 miliar.
  4. Perak – Rp24,31 miliar dan Rp10,56 miliar.
  5. Bijih Nikel – Rp65,56 miliar dan Rp0.
  6. Logam Mulia Lainnya – Rp1,18 miliar dan Rp1,86 miliar.
  7. Jasa Pemurnian Logam Mulia dan Jasa Lainnya – Rp31,76 miliar dan Rp33,19 miliar.

Untuk Beban Pokok penjualan juga mengalami penurunan dari Rp2,61triliun menjadi Rp1,87 triliun, dan beban usaha mengalami penurunan dari Rp201,18 miliar menjadi Rp159,25 miliar sedangkan Pendapatan (Beban) Keuangan juga mengalami kenaikan dari Rp(19,61)miliar menjadi Rp15,60 miliar.

Total aset ANTM pada Q1 2016 mencapai Rp29,85 triliun, turun dari Rp30,36 triliun di tahun 2015, Utang ANTM sebesar Rp11,52 triliun di Q1 2016, turun dari Rp12,04 triliun tahun 2015.

Related posts