Agustus 23, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (28/06/2016) : Perhatikan emiten ADRO, KIJA, LPKR, dan PTBA

Britama.com – Adaro Energy Tbk (ADRO): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 775, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 900. Rekomendasi: Beli 825-840 target 860-890 stop loss di bawah 780.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 267, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 294. Rekomendasi: Beli 277-281 target 286-293 stop loss di bawah 266.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Oversold, Candle Hanging Man, Penutupan di bawah 1100 trend volume meningkat, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 1.170. Peluang penurunan di bawah 1015 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 980-995 target 1075-1090 stop loss di bawah 1015.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish Harami, Penutupan di atas 7150, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di atas 8275. Penurunan di bawah 7175, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 7650-7800 target 7975-8200 stop loss di bawah 7175.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (27/06/2016), sebagai berikut: ADRO asing (jual Rp3,75 miliar dan beli Rp6,86 miliar), KIJA asing (jual Rp1,93 miliar dan beli Rp0), LPKR asing (jual Rp13,83 miliar dan beli Rp28,15 miliar), PTBA asing (jual Rp3,39 miliar dan beli Rp1,12 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts