Oktober 22, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Semester I 2016: SGRO alami kerugian sebesar Rp84,22 miliar

Britama.com – Salah satu Emiten perkebunan sawit terbesar di dunia, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) melaporkan kinerja yang kurang bagus pada Semester I 2016 dengan membukukan kerugian bersih sebesar Rp84,22 miliar atau Rp(46) per saham dibandingkan Laba bersih sebesar Rp98,48 miliar atau Rp52 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan kinerja SGRO pada Semester I 2016 disebabkan oleh Penjualan Pokok perseroan yang mengalami penurunan dari Rp1,32 triliun menjadi Rp1,08 triliun. SGRO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Perkebunan Sawit dengan Minyak sawit mentah dan inti sawit yang memberikan konstribusi Pendapatan terbesar ke Perseroan pada Semester I 2016 dan Semester I 2015 masing-masing sebesar Rp985,10 miliar dan Rp1,25 triliun, selain itu Kecambah sebesar Rp40,89 miliar dan Rp39,42 miliar, serta lainnya Rp48,73 miliar dan Rp22,66 miliar.

Beban Pokok Perseroan yang mengalami penurunan sedikit dari Rp941,00 miliar dari Rp939,70 miliar, Beban usaha dan lainya menurun dari Rp163,56 miliar menjadi Rp163,54 miliar, sedangkan beban keuangan mengalami kenaikan dari Rp58,14 miliar menjaid Rp76,09 miliar.

SGRO pada Semester I 2016 memiliki aset senilai Rp7,52 triliun, naik 3,16% dari aset tahun 2015 yaitu Rp7,29 triliun. Utang yang dimiliki oleh Perseroan pada Semester I 2016 sebesar Rp4,28 triliun, sedangkan pada tahun 2015 hanya sebesar Rp3,88 triliun.

Related posts