Oktober 31, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Pendapatan AKRA pada Semester I 2016 menurun menjadi Rp7,38 triliun

Britama.com – Pada laporan akhir Juni 2016 atau Semester I 2016, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan kinerja yang kurang bagus dengan penurunan laba bersih sebesar 3,26% menjadi Rp585,56 miliar atau Rp147,12 per saham (dilusian Rp146,86 per saham) dari Laba bersih Semester I 2015 sebesar Rp605,24 miliar atau Rp153,88 per saham (dilusian Rp153,46 per saham).

Penurunan kinerja Perseroan pada Semester I 2016 disebabkan penurunan Pendapatan perseroan sebesar 28,24% menjadi Rp7,38 triliun dibandingkan Rp10,24 triliun pada periode yang sama tahun 2015. Pendapatan Perseroan terbesar diatribusikan dari Penjualan atau perdagangan BBM dengan Pendapatan tahun Semester I 2016 dan Semester I 2015 masing-masing sebesar Rp6,54 triliun dan Rp9,33 triliun, selain itu antara lain

  1. Manufacturing (Sorbitor Cair) dan bubuk di china – Rp301,45 miliar dan Rp404,07 miliar.
  2. Logistik (penyewaan tangki, gudang, bongkar muat dan lainnya) – Rp359,79 miliar dan Rp381,28 miliar.
  3. Pertambangan Batubara – Rp- dan Rp26,61 miliar.
  4. Kawasan Industri – Rp170,43 miliar dan Rp128,39 miliar.

Untuk Beban pokok Perseroan menurun dari Rp9,12 triliun menjadi Rp6,36 triliun, dan Beban usaha & lainnya menurun dari Rp371,38 miliar menjadi Rp334,12 miliar, sedangkan beban keuangan meningkat Rp7,90 miliar menjadi Rp27,92 miliar.

Total Aset AKRA pada Semester I 2016 mencapai Rp15,38 triliun, meningkat sedikit bila dibandingkan dengan Aset pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp15,20 triliun. Total utang Perseroan menurun dari Rp7,92 triliun menjadi Rp7,44 triliun.

Related posts