Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Semester I 2016, Laba bersih BOLT tumbuh 47,09%

Britama.com – Emiten industri komponen kendaraan bermotor, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada Semester I 2016 sebesar 47,09% menjadi Rp72,47 miliar atau Rp31 per saham dibandingkan Rp49,27 miliar atau Rp26 per saham pada periode yang sama tahun 2015.

Pencapaian kinerja BOLT pada Semester I 2016 didukung oleh Penjualan Perseroan yang mengalami pertumbuhan sebesar 6,48% menjadi Rp444,96 miliar dibandingkan Rp417,89 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan Perseroan terdiri dari komponen kendaraan bermotor dengan Penjualan Lokal yang memberikan kontribusi paling besar yaitu pada Semester I 2016 dan Semester I 2015 masing-masing Rp431,73 miliar dan Rp413,77 miliar, sedangkan Ekspor hanya Rp13,23 miliar dan Rp4,23 miliar, dan retur Rp- dan Rp(0,10) miliar, berikut adalah pelanggan yang memberikan konstribusi Pendapatan ke Perseroan pada Semester I 2016 dan Semester I 2015 yaitu

  1. PT Astra Honda Motor – Rp267,05 miliar dan Rp235,69 miliar.
  2. PT Astra Daihatsu Motor – Rp19,56 miliar dan Rp17,74 miliar.
  3. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor – Rp12,68 miliar dan Rp15,73 miliar.
  4. Lain-lain – Rp137,13 miliar dan Rp142,51 miliar.
  5. Pihak Relasi – Rp8,54 miliar dan Rp6,22 miliar.

Sebagai informasi tambahan, di bawah ini adalah rincian penjualan Perseroan berdasarkan jenis produk pada Semester I 2016 dan Semester I 2015 yaitu

  1. Suku Cadang Motor – Rp279,23 miliar dan Rp268,33 miliar.
  2. Suku Cadang Mobil – Rp40,83 miliar dan Rp33,19 miliar.
  3. Industri Lainnya – Rp124,90 miliar dan Rp116,36 miliar.

Beban Pokok Penjualan Perseroan meningkat sedikit dari Rp303,02 miliar menjadi Rp315,49 miliar, dan Beban usaha meningkat dari Rp29,22 miliar menjadi Rp38,89 miliar, dan Pendapatan (beban) lain meningkat dari Rp(21,75) miliar menjadi Rp7,18 miliar.

Aset BOLT pada Semester I 2016 mencapai Rp915,65 miliar, turun sedikit dari aset pada tahun 2015 yaitu Rp918,62 miliar. Utang Perseroan mengalami penurunan dari Rp158,09 miliar tahun 2015 menjadi Rp141,26 miliar pada Semester I 2016.

Related posts