November 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (02/08/2016) : Perhatikan emiten ADRO, KIJA, LPKR, dan PTBA

Britama.com – Adaro Energy Tbk (ADRO): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 920, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 1110. Rekomendasi: Beli 1025-1045 target 1070-1100 stop loss di bawah 980.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 299, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 340. Rekomendasi: Beli 314-320 target 327-335 stop loss di bawah 295.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Shooting Star, Penutupan di atas 1110, trend volume meningkat, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 1250. Peluang penurunan di bawah 1095 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 1155-1175 Target 1200-1235.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish Harami, Penutupan di atas 9100, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di atas 10550. Penurunan di bawah 9050, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 9700-9850 target 10100-10400 stop loss di bawah 9050.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (01/08/2016), sebagai berikut: ADRO asing (jual Rp19,01 miliar dan beli Rp13,02 miliar), KIJA asing (jual Rp2,03 miliar dan beli Rp3,19 miliar), LPKR asing (jual Rp13,29 miliar dan beli Rp9,52 miliar), PTBA asing (jual Rp4,98 miliar dan beli Rp4,44 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts