November 30, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

KRAS masih mengalami kerugian sebesar USD87,55 juta pada Semester I 2016

Britama.com – Hingga Semester I 2016 ini, Kinerja perusahaan baja terbesar di Indonesia PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) masih membukukan kerugian, Kerugian KRAS pada Semester I 2016 telah menurun 35,11% menjadi USD87,55 juta atau USD(0,0055) per saham dibandingkan kinerja pada periode yang sama tahun 2015 dengan kerugian mencapai USD134,93 juta atau USD(0,0086) per saham.

Kinerja KRAS pada Semester I 2016 yang masih merugi seiring dengan penjualan Perseroan yang mengalami penurunan sebesar 2,67% menjadi USD659,15 juta dari penjualan pada Semester I 2015 yaitu USD677,24 juta. Pendapatan Perseroan pada Semester I 2016 dan Semester I 2015 terdiri dari

  1. Penjualan Produk Baja
    • Lokal – USD524,38 juta dan USD519,30 juta.
    • Ekspor – USD19,98 juta dan USD6,40 juta.
  2. Real Estate dan Perhotelan – USD6,67 juta dan USD15,62 juta.
  3. Rekayasa dan Konstruksi – USD36,76 juta dan USD68,53 juta.
  4. Jasa Pengelolaan Pelabuhan – USD30,12 juta dan USD29,79 juta.
  5. Jasa Lainnya – USD41,24 juta dan USD37,60 juta.

Beban Pokok Perseroan mengalami penurunan dari USD716,13 juta menjadi USD559,23 juta, sedangkan Beban usaha Perseroan mengalami kenaikan dari USD74,22 juta menjadi USD88,67 juta, dan Beban Keuangan melonjak dari USD37,03 juta menjadi USD56,65 juta, serta Pendapatan (Beban) lain-lain mengalami peningkatan dari USD9,43 juta menjadi USD10,65 juta.

Sementara itu, kerugian dari Entitasi Asosiasi mulai menurun dari USD51,65 juta menjadi USD38,23 juta, dan KRAS juga membukukan kerugian kurs pada Semester I 2016 sebesar USD33,88 juta dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya membukukan keuntungan kurs sebesar USD33,99 juta.

Aset KRAS hingga akhir Juni 2016 sebesar USD3,91 miliar, naik dari USD3,70 miliar di tahun 2015, dan total utang mengalami meningkat dari USD1,91 miliar tahun 2015 menjadi USD2,09 miliar Semester I 2016.

Related posts