November 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penjualan dan Produksi ANTM pada Semester I 2016 menurun

Britama.com – Pada semester I 2016, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melaporkan kinerja produksi dan penjualan yang kurang bagus, dengan Produksi feronikel di semester I 2016 (1H16) tercatat sebesar 8.304 ton nikel dalam feronikel (TNi), angka tersebut menurun 13,72% dibandingkan 9.443 ton pada periode yang sama tahun 2015, sementara produksi emas tercatat sebesar 1.015 kg, menurun 9,06% dari produksi pada Semester I tahun 2015.

Sementara itu Untuk kinerja penjualan, volume penjualan feronikel menurun dari 11.307 ton pada semester I 2015 menjadi 8.092 ton pada Semester I 2016 atau turun 39,73%, sementara volume penjualan emas menurun dari 10.996 kg menjadi 5.392 kg.

Sesuai dengan regulasi Australia Securities Exchange (ASX) dimana ANTM mencatatkan sahamnya, laporan keuangan semester I 2016 masih dalam tahapan limited review dan akan tersedia paling lambat di akhir bulan Agustus 2016.

Dalam Institutional Investor Day dan Investor Day 2016, ANTM menyampaikan bahwa konstruksi Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) terus berjalan dengan baik setelah proses rights issue di akhir tahun 2015.

Sementara itu, progress Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) yang akan selesai di tahun 2016 sudah mencapai 99,69%. P3FP akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel dari 18.000-20.000 TNi menjadi 27.000-30.000 TNi per tahun.

Sebagai catatan, ANTM saat ini tengah mempersiapkan peluncuran produk emas perhiasan. Adanya emas perhiasan akan memperkokoh posisi ANTM sebagai pemimpin pasar industri emas Indonesia.

Sebelumnya ANTM telah melakukan inovasi pada produk jasa depositori logam mulia atau yang dikenal dengan BRANKAS dengan mengembangkan layanan BRANKAS Corporate, BRANKAS Berzakat dan BRANKAS Individu.

Selain itu, ANTM juga memiliki produk emas batik dan telah membuka 13 Butik Emas LM di kota-kota besar di Indonesia. Komoditas emas dan perak ANTM merupakan satu-satunya produk pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh London Bullion Market Association (LBMA).

Related posts