Desember 05, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PTPP lagi incar bisnis pembangkit listrik dengan target 4000 MW

Britama.com – PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) semakin serius menggarap bisnis energi. Perusahaan sektor konstruksi dan properti ini berharap, bisa mengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas mencapai 4.000 megawatt (MW) dalam waktu tiga tahun hingga empat tahun ke depan.

PTPP tengah mengikuti beberapa tender pembangkit listrik. Agar lebih efisien, dalam waktu dekat ini PTPP akan melepas (spin off) unit usaha di bidang energi, PP Energi.

Saat ini PTPP memiliki tiga independent power producer (IPP), yakni PLTG Tawang Duku berkapasitas 60 MW PLTU Lampung berkapasitas 2×7 MW dan PLTMH 10 MW di Lau Gunung, Sumatera Utara. Dengan nilai investasi sekitar USD1,5 juta setiap MW, maka total aset ketiga IPP tersebut mencapai USD130,5 juta.

Untuk memperoleh pendanaan, PTPP juga akan mencari dana dengan melepas PP Energi ke publik melalui penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO).

PP Energi akan melepas antara 20%-35% saham IPO dengan target perolehan dana mencapai Rp4 triliun. Selain melepas PP Energi, PTPP juga membidik IPO dari dua anak usaha lain, yakni PT PP Precast dan PT PP Peralatan. PT PP Precast membidik dana segar mencapai Rp1,1 triliun pada kuartal III tahun depan.

Sementara itu, PT PP Peralatan membidik dana sebesar Rp1,15 triliun pada kuartal IV-2017. Keduanya akan melepas 20% hingga 35% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Sampai dengan akhir Juni 2016 total order book perseroan sudah mencapai Rp53,14 triliun, terdiri dari perolehan kontrak baru sebesar Rp14,14 triliun dan carry over tahun 2015 sebesar Rp39 triliun.

Dengan begitu, nilai kontrak baru PTPP hingga semester I-2016 mencapai 45% dari target kontrak baru tahun ini sebesar Rp31 triliun. Pencapaian kontrak baru itu terdiri dari kontrak baru induk perseroan Rp11,81 triliun dan anak perusahaan sebesar Rp2,33 triliun.

Related posts