Desember 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

RUPS WIKA setuju right issue sebesar Rp6,1 triliun

Britama.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyetujui rencana perseroan untuk melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue sebesar Rp6,1 triliun. Dana tersebut terdiri dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp4 triliun dan Rp2,1 triliun berasal dari pemegang saham publik.

Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai modal kerja proyek-proyek yang digarap WIKA. Proceed PMN kebanyakan untuk proyek infrastruktur yang masuk di Perpres nomor 3 tahun 2016, sesuai amanah pemerintah selaku pemegang saham mayoritas.

Dana hasil rights issue tersebut tidak akan digunakan untuk pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Pendanaan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung terdiri dari 75% hasil pinjaman dari China Development Bank (CDB).

Sementara 25% berasal dari pendanaan konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia yang terdiri 4 BUMN yakni WIKA, Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dari 25% itu terdiri dari 60% 4 BUMN tersebut dan 40% China Railway Construction Corporation Ltd., yaitu mitra dari China yang membangun. Proses pencairan dana pinjaman dari CDB diperkirakan akan selesai pada akhir September 2016.

Saat ini pihak CDB masih mengurusi proses perizinan dengan pihak Bank Sentral China.

Related posts