Desember 05, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

RUPSLB KRAS menyetujui right issue Rp1,8 triliun

Britama.com – Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana membangun PLTU berkapasitas 1X150 MW dan coal fired boiler 2X80 MW. Nilai investasi dua proyek tersebut sekitar Rp3,3 triliun.

Saat ini, ekspansi PLTU 1×150 MW dalam proses persiapan tender kontraktor dengan nilai investasi sekitar Rp2,3 triliun. PLTU tersebut ditargetkan beroperasi pada 2019. Perseroan juga akan menggelar tender kontraktor coal fired boiler 2X80 MW dengan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp1 triliun, Pembangkit ini ditargetkan beroperasi pada 2018.

Sementara itu, dalam RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) menyetujui rights issue senilai Rp1,8 triliun dan akan dieksekusi pada kuartal IV-2016.

KRAS berharap dengan berjalannya proyek infrastruktur pemerintah, permintaan baja akan terus meningkat.

Pada akhir tahun ini, perseroan menargetkan volume penjualan mencapai 2,3 juta ton. KRAS memproyeksikan rugi bersih sekitar USD51 juta pada 2016 dan akan beralih menjadi laba bersih sekitar USD115 juta pada akhir 2017.

Salah satu faktor yang akan membuat perseroan memperoleh laba bersih tahun depan adalah faktor efisiensi karena telah beroperasinya pabrik blast furnace. Proyek ini diperkirakan mampu menurunkan biaya bahan baku dan biaya listrik sehingga berdampak pada turunnya biaya produksi sebesar USD58,3 per ton.

Related posts