Januari 22, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

3 perusahaan BUMN lolos tender tahap awal Propyek LRT

Britama.com – PT Jakarta Propertindo (“JP”) mengklaim telah mengantongi tiga nama badan usaha milik negara bidang konstruksi yang lulus tahap awal dalam lelang terbatas kontraktor utama proyek pembangunan kereta api ringan atau light rail transit DKI Jakarta.

Manajemen JP menyatakan bahwa dari sembilan BUMN konstruksi yang diundang untuk mengikuti lelang terbatas atau beauty contest, hanya enam BUMN yang memasukkan dokumen penawaran kepada BUMD Jakarta tersebut.

Kesembilan BUMN konstruksi yang diundang, antara lain PT Hutama Karya, PT Istaka Karya, Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), Waskita Karya Tbk (WSKT), Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan Adhi Karya Tbk (ADHI).

Akan tetapi, pihak manajemen JP masih merahasiakan ketiga nama perusahaan tersebut dan hanya memastikan bahwa tiap-tiap BUMN tersebut akan didampingi satu mitra teknologi dari luar negeri, masing-masing dari tiga negara berbeda.

JP sedang menunggu tiga BUMN yang lulus tahap awal itu untuk memasukkan dokumen lanjutannya, sehingga bisa segera direview dan ditentukan pemenang lelangnya.

Dengan demikian, proses konstruksi proyek prestisius untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 itu pun dapat dikerjakan pada Oktober 2016 sesuai dengan jadwal.

Proyek LRT Jakarta merupakan rangkaian dari LRT Jabodetabek. Hanya saja, pembangunan LRT Jabodetabek diserahkan kepada ADHI, melalui Perpres No. 98/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/LRT Terintegrasi di Wilayah Jakata, Bogor, Depok, dan Bekasi pada 2 September 2015.

Tahap pertama LRT Jabodetabek mencakup tiga lintas pelayanan, yakni Cibubur – Cawang, Bekasi Timur – Cawang, dan Cawang-Dukuh Atas dengan total panjang 42,1 km dan 18 stasiun. Presiden Joko Widodo telah meresmikan awal pembangunannya pada 9 September 2015.

Sementara itu, tahap kedua mencakup tiga lintas pelayanan, yakni Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah -Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan total panjang 41,5 km dengan 12 stasiun.

Adapun, LRT Jakarta Pemprov DKI mencakup 7 rute pelayanan, yakni Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km). Perkiraan total biaya pembangunan LRT Jakarta Rp17 triliun-Rp20 triliun.

Related posts