April 02, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Adanya amnesti pajak, Penjualan DILD mulai meningkat

Britama.com – Intiland Development Tbk (DILD) menilai bahwa program pemerintah mengenai amnesti pajak mulai berdampak pada pemulihan penjualan properti di dalam negeri. Perseroan akan lebih gencar memasarkan proyek baru dan proyek lama.

Salah satu proyek lama perseroan adalah proyek apartemen 1Park Avenue di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan dan kondominium Graha Famili di Surabaya.

Perseroan sudah menggunakan sekitar 50% dana belanja modal tahun 2016 yang sekitar Rp2 triliun. Sebagian besar capex untuk konstruksi, pengembangan penyelesaian proyek-proyek untuk konstruksi. Sedang untuk akuisisi lahan tidak banyak. Perseroan sedang mewacanakan untuk menerbitkan produk investasi di pasar modal berupa dana investasi real estate (DIRE).

DILD saat ini tengah bersiap meluncurkan dua proyek baru untuk menutup kinerjanya tahun 2016. Perusahaan berharap kedua proyek tersebut bisa menjadi amunisi untuk mengejar target pendapatan pra penjualannya sebesar Rp2,5 triliun.

Proyek itu akan diluncurkan di Jakarta dan Surabaya. Namun perseroan masih belum bisa memastikan waktu peluncurannya. Di samping kedua proyek baru tersebut, pada bulan Oktober 2016 Intiland dijadwalkan menyelesaikan proyek apartemen 1 Park Avenue di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Proses serah terima akan dilakukan pada kuartal IV 2016.

Selanjutnya, DILD membidik akuisisi lahan seluas 500 ha di Jawa Timur untuk menjadi kawasan industri. Lahan baru ini akan menjadi lokasi baru menyusul cadangan lahan industri di Ngoro, Mojokerto yang kian menipis.

Di segmen lahan industri, perseroan telah mengembangkan lahan seluas 500 ha di Ngoro. Sisa lahan yang siap dijual mencapai 90 ha atau 20% dari luas lahan tersisa.

Related posts