Januari 21, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

OJK desak BRI untuk tingkatkan rasio Aset BRI Syariah

Britama.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendesak Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk mendorong peningkatan rasio aset PT BRI Syariah terhadap induk agar mencapai 10%. Aset BRI Syariah masih sekitar Rp30 triliun.

Sementara aset Bank Syariah Mandiri sekitar Rp65 triliun dan aset induknya yaitu Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp700 triliun-Rp750 triliun atau sekitar 8%, mendekati 10%.

Saat ini secara aset, share perbankan syariah terhadap industri perbankan berkisar 5,16-5,3%. Pertambahan aset perbankan syariah tersebut dipicu langkah PT Bank Pembangunan Daerah Aceh menjadi PT Bank Aceh Syariah.

BRI menilai suku bunga kredit segmen mikro non-KUR masing memungkinkan untuk diturunkan dalam waktu dekat. Hingga Agustus lalu, bisnis mikro perseroan menjadi penggerak utama pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) BBRI sekitar 20%.

Dengan didukung bisnis KUR dan ruang pemangkasan suku bunga kredit mikro, perseroan menyakini dapat membukukan kredit UMKM mencapai Rp400 triliun pada akhir 2016.

BRI optimis dapat menekan biaya operasional lebih dari 50% apabila satelit BRIsat sudah dapat digunakan secara penuh. Selama ini, sewa jaringan komunikasi perseroan menghabiskan lebih dari Rp500 miliar setahun dan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan sehingga penghematan sangat besar dengan adanya teknologi satelit.

Selain itu, dengan investasi satelit sekitar Rp3 triliun diperkirakan dalam 6-7 tahun sudah dapat balik modal.

Related posts