Oktober 23, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Sejarah dan Profil Singkat INCF (Indo Komoditi Korpora Tbk)

britama.com, Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) didirikan tanggal 23 Februari 1982 dengan nama PT Indo Alaya Leasing Corporation. Kantor pusat terletak di Gedung Office 8, Lantai 18-A, SCBD, Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53, Kebayoran Baru, Jakarta 12190 – Indonesia.

Telp: (62-21) 3049-0227 (Hunting), Fax: (62-21) 3040-0228.

INCF beberapa kali melakukan perubahan nama, antara lain:

  1. PT Indo Alaya Leasing Corporation, 1982
  2. Indocitra Finance Tbk, 1989
  3. Amstelco Indonesia Tbk, 09-Jan-2011
  4. MOM Investama Tbk, 17-Sep-2014
  5. Indo Komoditi Korpora Tbk, 27-Okt-2015.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indo Komoditi Korpora Tbk, yaitu: PT Alam Tulus Abadi (40,00%), Joni Tanda Badak (38,45%) dan Peter Rulan Isman (8,97%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan INCF meliputi bidang usaha pembangunan, perdagangan, pengangkutan darat, perbengkelan, pertanian, percetakan, industri dan jasa. Kegiatan usaha utama yang dijalankan Indo Komoditi Korpora Tbk saat ini adalah bidang perindustrian dan perdagangan karet melalui Anak Usaha, yaitu PT Sampit International. Produk-produk yang dihasilkan oleh PT Sampit International adalah crumb rubber TSR SIR-20 dan Dry Jelutung.

Pada tahun 1989, INCF memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) INCF kepada masyarakat sebanyak 1.200.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp8.000,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 27 Desember 1989.

Pada tanggal 19 Februari 2013, BEI melakukan penghapusan pencatatan efek (delisting) INCF (Indo Komoditi Korpora Tbk). Pada saat Delisting INCF masih bernama Amstelco Indonesia Tbk.

Untuk diketahui, aksi korporasi yang dilakukan oleh INCF yang mempengaruhi jumlah saham selama masa delisting, antara lain: konversi hutang menjadi saham melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) pada tahun 2014 sebanyak 77.044.539 (Seri B). Kemudian pada tahun 2015 INCF kembali melakukan konversi hutang menjadi saham melalui PMT-HMETD sebanyak 1.300.000.000 miliar lembar saham Seri B.

Pada tanggal 31 Agustus 2016, BEI telah menyetujui pencatatan kembali (relisting) efek sebanyak 1.438.370.465 saham Indo Komoditi Korpora Tbk dan saham ini dicatatkan pada tanggal 06 September 2016 dengan nilai nominal Seri A Rp500,- & Seri B Rp100,- dan harga pencatatan efek kembali sebesar Rp123 per saham.

Sejarah Pencatatan Saham

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl
Saham Perdana @ Rp8.000,-
1.200.000
18-Des-1989
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
10.000.000
27-Jul-1990
Pemecahan Saham (Stock Split)
11.200.000
05-Feb-1996
Saham Bonus (Bonus Shares)
11.200.000
15-Jun-1998
Konversi Utang
14.400.000
19-Jun-2006
Konversi Utang
8.566.667
09-Mar-2011
Konversi Utang
4.759.259
07-Des-2011
Delisting
-61.325.926
28-Feb-2013
Relisting @ Rp123,-
1.438.370.465
06-Sep-2016

Dewan Komisaris dan Direksi

Nama
Jabatan
Sandy Hardi Presiden Komisaris
Vera Marlina Tanoto Komisaris Independen
 
Sujaka Lays Presiden Direktur
Daniel Soelistyo Direktur Independen

Related posts