November 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Anak usaha Garuda Indonesia menargetkan pendapatan sebesar USD450 juta

Britama.com – PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia (GMF), anak usaha Garuda Indonesia Tbk (GIAA), menargetkan pendapatan tahun 2017 sebesar USD450 juta atau meningkat dari rencana tahun 2016 sebesar USD400 juta.

Perseroan optimis dapat mencapai target tersebut karena pada tahun 2016 GMF resmi menjadi pusat logistik berikat (PLB) dari pemerintah yang diyakini bisa mendorong pendapatan secara signifikan.

Dengan adanya PLB, maka jangka waktu perawatan pesawat bisa dipersingkat dari semula tujuh menjadi dua hari. Percepatan tersebut juga akan berdampak kepada maskapai, yaitu perputaran operasional pesawat menjadi semakin cepat. Dengan adanya percepatan tersebut bisa menghemat biaya logistik GMF sekitar 10%-15% dari saat ini masih 20%-30%.

Selain itu dengan adanya PLB, perseroan bisa menawarkan kerja sama maupun usaha patungan (joint venture) dengan sejumlah perusahaan terkait perawatan pesawat, penyimpanan atau penyewaan gudang logistik di kawasan berikat. Salah satu kerja sama yang telah diprakarsai dengan pemanfaatan PLB tersebut, yaitu dengan perusahaan manufaktur pesawat Airbus dan Rolls-Royce.

Perseroan berharap bisa melakukan penandatangan kerja sama, termasuk dengan Airbus dalam hal pemanfaatan logistik serta SDM.

Related posts