November 27, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

INTA bidik kontribusi dari bisnis infrastruktur lebih dari 50%

Britama.com – Intraco Penta Tbk (INTA) siap membidik kontribusi bisnis infrastruktur lebih dari 50% dalam lima tahun mendatang. Perseroan akan lebih agresif menggarap bisnis yang terkait dengan infrastruktur menyusul tren pelemahan harga komoditas.

INTA telah memulai langkah baru dengan memasuki bisnis kelistrikan dengan penyertaan 30% ke PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB), perusahaan produsen listrik yang akan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2×100 megawatt di Bengkulu.

Sementara itu, Konsorsium INTA memperoleh pinjaman USD 270 juta dari Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) dan Export Import Bank of China (Cexim).

Dana tersebut akan digunakan oleh perusahaan (joint venture) INTA dan Power Construction Corporation of China, yakni Tenaga Listrik Bengkulu, untuk mendanai proyek pembangkit listrik berkapasitas 2×100 MW. Total kebutuhan dana untuk proyek tersebut USD360 juta.

Related posts