Desember 05, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih AKRA turun 6,16% pada Q3 2016

Britama.com – Pada laporan Q3 2016, AKR Corporindo Tbk (AKRA)melaporkan kinerja yang kurang memuaskan dengan penurunan laba bersih sebesar 6,16% menjadi Rp793,19 miliar atau Rp199,29 per saham (dilusian Rp198,85 per saham) dari Laba bersih Q3 2015 sebesar Rp845,30 miliar atau Rp214,91 per saham (dilusian Rp213,98 per saham).

Penurunan kinerja Perseroan pada Q3 2016 disebabkan penurunan Pendapatan perseroan sebesar 27,15% menjadi Rp10,95 triliun dibandingkan Rp15,03 triliun pada periode yang sama tahun 2015. Pendapatan Perseroan terbesar diatribusikan dari Penjualan atau perdagangan BBM dengan Pendapatan tahun Q3 2016 dan Q3 2015 masing-masing sebesar Rp9,81 triliun dan Rp13,72 triliun, selain itu antara lain

  1. Manufacturing (Sorbitor Cair) dan bubuk di china – Rp442,21 miliar dan Rp578,69 miliar.
  2. Logistik (penyewaan tangki, gudang, bongkar muat dan lainnya) – Rp526,60 miliar dan Rp584,23 miliar.
  3. Pertambangan Batubara – Rp- dan Rp26,61 miliar.
  4. Kawasan Industri – Rp170,43 miliar dan Rp128,39 miliar.

Sementara itu, Beban pokok Perseroan menurun dari Rp13,39 triliun menjadi Rp9,48 triliun, dan Beban usaha & lainnya menurun dari Rp0,55 triliun menjadi Rp0,44 triliun, sedangkan Pendapatan (Beban) keuangan menurun Rp0,69 miliar menjadi Rp(29,93) miliar.

Total Aset AKRA pada Q3 2016 mencapai Rp15,65 triliun, naik bila dibandingkan dengan Aset pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp15,20 triliun. Total utang Perseroan menurun dari Rp7,92 triliun menjadi Rp7,82 triliun.

Related posts