November 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih BBNI tumbuh 28,67% pada Q3 2016

Britama.com – Bank Negara Indonesia Tbk BBNI) melaporkan kinerja pada Q3 2016 yang cukup baik dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 28,67% menjadi Rp7,72 triliun atau Rp414 per saham dibandingkan Rp6,00 triliun atau Rp322 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian kinerja BNI didukung oleh Pendapatan Bunga dan Syariah yang mengalami peningkatan cukup besar dari Rp27,13 triliun menjadi Rp31,93 triliun, dan Pendapatan Operasional lainnya meningkat dari Rp6,19 triliun menjadi Rp6,99 triliun. Berikut ini adalah rincian Pendapatan BNI pada Q3 2016 dan Q3 2015 yaitu

  1. Kredit yang diberikan – Rp26,61 triliun dan Rp21,92 triliun.
  2. Obligasi Pemerintah – Rp1,96 triliun dan Rp1,78 triliun.
  3. Syariah – Rp2,04 triliun dan Rp1,66 triliun.
  4. Efek-efek – Rp575,28 miliar dan Rp355,42 miliar.
  5. Penempatan pada BI – Rp325,16 miliar dan Rp370,62 miliar.
  6. Wesel Ekspor dan Tagihan lainnya – Rp184,69 miliar dan Rp168,19 miliar.
  7. Lain-lain – Rp248,03 miliar dan Rp414,91 miliar.

Sementara itu untuk beban Bunga dan Syariah BNI meningkat dari Rp8,29 triliun menjadi Rp10,06 triliun, dan Beban Operasional Perseroan meningkat dari Rp11,96 triliun menjadi Rp13,52 triliun, serta Beban Cadangan Kerugian Perseroan meningkat dari Rp6,40 triliun menjadi Rp6,61 triliun.

Aset BBNI pada Q3 2016 mencapai Rp571,51 triliun, meningkat 12,37% dari aset pada tahun 2015 yaitu Rp508,60 triliun. Utang Perseroan mengalami peningkatan dari Rp412,73 triliun tahun 2015 menjadi Rp464,31 triliun pada Q3 2016, dan Dana Syirkah Temporer meningkat dari Rp17,43 triliun menjadi Rp20,26 triliun.

Related posts