Laba bersih Ciputra Development anjlok 52,66% pada Semester I 2016

Britama.comPT Ciputra Developement Tbk (CTRA) pada Semester I 2016 melaporkan kinerja yang kurang bagus dengan penurunan laba bersih sebesar 52,66% menjadi Rp237,98 miliar atau Rp16 per saham dibandingkan Rp502,71 miliar atau Rp33 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan kinerja CTRA pada Semester I 2016 tersebut terutama disebabkan oleh Pendapatan Pokok perseroan mengalami penurunan dari Rp3,09 triliun menjadi Rp2,88 triliun atau turun 6,80%. Pendapatan Perseroan terdiri dari Penjualan properti dan Real Estat. Pendapatan dari Penjualan Properti yang memberikan konstribusi terbesar dengan penjualan Semester I 2016 dan Semester I 2015 masing-masing sebesar Rp2,11 triliun dan Rp2,45 triliun, sedangkan Real Estat sebesar Rp764,62 miliar dan Rp644,72 miliar. Di bawah ini adalah rincian penjualan dan pendapatan real estat perseroan pada Semester I 2016 dan Semester I 2015 yaitu

  1. Penjualan Properti
    • Rumah hunian dan Ruko – Rp1,51 triliun dan Rp2,02 triliun.
    • Apartemen – Rp390,33 miliar dan Rp288,09 miliar.
    • Kantor – Rp115,10 miliar dan Rp106,65 miliar.
    • Kapling – Rp102,09 miliar dan Rp34,18 miliar.
  2. Pendapatan sewa
    • Pusat Niaga – Rp366,90 miliar dan Rp349,45 miliar.
    • Hotel dan Service Apartemen – Rp185,40 miliar dan Rp144,91 miliar.
    • Rumah Sakit – Rp75,57 miliar dan Rp41,69 miliar.
    • Kantor – Rp56.12 miliar dan Rp51,40 miliar.
    • Lapangan Golf – Rp20,76 miliar dan Rp21,43 miliar.
    • Lain-lain – Rp59,88 miliar dan Rp35,85 miliar.

Beban Pokok Pendapatan mengalami kenaikan dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,47 triliun, dan Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp655,28 miliar menjadi Rp767,34 miliar, serta Beban Keuangan mengalami peningkatan dari Rp89,88 miliar menjadi Rp149,49 miliar.

Aset CTRA pada akhir Juni 2016 mencapai Rp27,28 triliun, naik sedikit dari total aset pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp26,26 trilun, sedangkan total utang di Semester I 2016 mencapai Rp14,01 triliun, naik dari Rp13,21 triliun pada tahun 2015.

Related posts