Desember 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Pendapatan Kargo Garuda Indonesia mencapai Rp324,4 miliar

Britama.com – Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menargetkan pendapatan dari jasa kargo mencapai USD25 juta per bulan atau sekitar Rp324,4 miliar (kurs Rp 12.976 per USD) pada akhir tahun 2016.

Saat ini rata-rata pendapatan kargo per bulan sebesar USD21 juta. Bisnis kargo terutama ke pasar internasional akan terus digenjot sebagai penopang pendapatan perseroan.

Salah satu strategi yang dikembangkan perseroan untuk memperbesar kapasitas kargo adalah dengan membuka rute penerbangan internasional.

Saat ini bisnis kargo Garuda yang cukup besar berasal dari China, meliputi kawasan Canton dan Shanghai yang mencapai sekitar 20 ton per hari, Tokyo dan Korea Selatan sekitar 20 ton per hari, Eropa sekitar 14-15 ton per hari.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menugaskan Garuda Indonesia lebih agresif dalam mengembangkan usahanya. Menteri BUMN menargetkan market share Garuda Indonesia di pasar domestik di atas 50%.

Saat ini pangsa pasar Garuda Indonesia untuk penerbangan domestik sekitar 40%, sedangkan untuk pasar internasional masih 28%.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan membuka rute baru dan menambah jumlah pesawat, serta Garuda Indonesia tengah memesan 50 pesawat boeing 737-50 max.

Related posts