Desember 05, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

ADRO dapat dana untuk proyek PLTU sebesar 2X100 MW di Tabalong

Britama.com – Adaro Energy Tbk (ADRO) mendapat kepastian pendanaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2×100 Mega Watt (MW) di Tabalong, Kalimantan Selatan.

Konsorsium Adaro mendapatkan pinjaman sindikasi senilai USD409 juta dari 6 sindikasi perbankan untuk pembiayaan proyek tersebut. Proyek yang dikerjakan oleh PT Tanjung Power Indonesia (TPI) itu bernilai investasi USD545 juta.

TPI merupakan konsorsium yang dibentuk oleh PT Adaro Power bersama PT EWP Indonesia, anak usaha Korea East West Power Co, Ltd. Dalam proyek ini ADRO memiliki 65% saham dan 35% saham dimiliki oleh EWP.

Enam sindikasi bank yang memberikan pinjaman itu adalah Korea Development Bank, The Bank of Tokto Mitsubishi UFJ Ltd., DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, Sumitomo Mitsui Banking Corporation dan HSBC. Pinjaman itu memenuhi 75% kebutuhan pendanaan dari proyek PLTU tersebut.

Sisa kebutuhan investasi akan menggunakan ekuitas dari masing-masing pihak. Nantinya ADRO akan memberikan jaminan atas dukungan ekuitas yang akan dilakukan Adaro Power.

Total kewajiban kontijen sebesar kurang lebih USD88 juta. Listrik yang dihasilkan dari proyek ini akan dijual ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sesuai dengan jangka waktu perjanjian yakni 25 tahun setelah selesainya tahap kontruksi.

Related posts