November 30, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Archi Indonesia menargetkan dana IPO sebesar USD1 miliar

Britama.com – Archi Indonesia menjajaki kembali rencana menawarkan perdana saham atau IPO (Initial public offers) saham. Perseroan menargetkan perolehan dana hingga USD1 miliar. Perseroan mengharapkan dana IPO tersebut terealisasi pada semester II- 2017.

Sebelumnya, pada 2014, perseroan menunda IPO akibat kondisi ekonomi global dan volatilitas harga komoditas. Archi tetap akan melepas sebanyak-banyaknya 40% saham pada IPO tahun depan.

Sebagian dana hasil IPO saham akan digunakan untuk membayar utangnya ke Bank Mandiri sekitar USD200-300 juta dan sisanya akan digunakan mengembangkan perusahaan.

Sebagai catatan, PT Archi Indonesia (Archi) adalah perusahaan tambang emas murni, dengan fokus pada tambang emas di Indonesia. Archi memiliki 100% kepemilikan di Proyek Toka Tindung, tambang emas dan perak di Sulawesi Utara, Indonesia, dan 15.75% kepemilikan efektif di Proyek Wonogiri, tambang emas dan tembaga di Jawa Tengah.

Pada Januari 2011, Proyek Toka Tindung memulai penambangan bijih dan menghasilkan dore bar emas pertama di pabrik pemprosesan di bulan April 2011. Hingga sekarang, Perseroan telah meningkatkan produksi emas dan mencapai 147 ribu oz di tahun 2013 (57% CAGR).

Related posts