April 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (04/11/2016) : cermati saham ANTM, LPKR, PGAS, dan TLKM

Britama.com – Aneka Tambang Tbk (ANTM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Piercing Line, Penutupan di bawah 925, trend volume meningkat, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di atas 1000. Penurunan di bawah 830, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 880-895 target 915-950 stop loss di bawah 830.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Long Legged Doji, penutupan dibawah 910, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 935. Penurunan di bawah 825, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 865-880 target 900-930 stop loss di bawah 825.

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Three Black Crows, penutupan di bawah 2.560, trend volume menurun, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 2600. Penurunan di bawah 2.250, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 2.375-2.420 target 2.480-2570 stop loss di bawah 2.250.

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Inverted Hammer, Penutupan di bawah 4210, trend volume menurun, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di bawah 4400. Penurunan di bawah 3890, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 4100-4180 target 4275-4400 stop loss di bawah 3890.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (03/11/2016), sebagai berikut: ANTM asing (jual Rp5,63 miliar dan beli Rp9,07 miliar), LPKR asing (jual Rp9,84 miliar dan beli Rp3,74 miliar), PGAS asing (jual Rp52,39 miliar dan beli Rp29,67 miliar), TLKM asing (jual Rp279,63 miliar dan beli Rp177,65 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts