November 30, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (11/11/2016) : cermati saham ANTM, LPKR, PGAS, dan TLKM

Britama.com – Aneka Tambang Tbk (ANTM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Piercing Line, Penutupan di bawah 915, trend volume meningkat, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di atas 955. Penurunan di bawah 840, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 885-900 target 920-955 stop loss di bawah 840.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Long Legged Doji, penutupan dibawah 900, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 930. Penurunan di bawah 835, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 875-890 target 910-930 stop loss di bawah 835.

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Three Black Crows, penutupan di bawah 2.555 trend volume menurun, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 2660. Penurunan di bawah 2.335, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 2.485-2.525 target 2.580-2650 stop loss di bawah 2.335.

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Inverted Hammer, Penutupan di bawah 4260, trend volume menurun, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di bawah 4490. Penurunan di bawah 3900, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 4140-4220 target 4305-4410 stop loss di bawah 3900.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (10/11/2016), sebagai berikut: ANTM asing (jual Rp4,52 miliar dan beli Rp5,25 miliar), LPKR asing (jual Rp15,42 miliar dan beli Rp3,89 miliar), PGAS asing (jual Rp19,29 miliar dan beli Rp10,99 miliar), TLKM asing (jual Rp596,96 miliar dan beli Rp157,82 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts