November 30, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (24/11/2016), perhatikan saham INCO, MEDC, SMRA, dan WIKA

Britama.com – Vale Indonesia Tbk (INCO): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Oversold, Candle Bullish 3 Outside Up, Penutupan di atas 3195, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 3600. Penurunan di bawah 2155 untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 3330-3395 target 3465 – 3580 stop loss di bawah 2155.

Medco Energi International Tbk (MEDC): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Candle Bullish 3 Outside Up, Stochastic Netral, penutupan di atas 1305, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 1450. Penurunan di bawah 1285 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 1340-1370 target 1400-1450 stop loss di bawah 1285.

Summarecon Agung Tbk (SMRA): Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Candle Bearish 3 Inside Down, Stochastic Bullish, penutupan di atas 1345, trend volume menurun, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 1515. Penurunan di bawah 1305 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 1380-1410 target 1445-1495 stop loss di bawah 1305.

Wijaya Karya Tbk (WIKA): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Oversold, Candle Bullish 3 Outside Up, Penutupan di atas 2395, trend volume menurun, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 2650. Penurunan di bawah 2295 untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 2435- 2475 target 2525 – 2590 stop loss di bawah 2295.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (23/11/2016), sebagai berikut: INCO asing (jual Rp31,11 miliar dan beli Rp6,83 miliar), MEDC asing (jual Rp- dan beli Rp4,19 juta), SMRA asing (jual Rp5,37 miliar dan beli Rp11,81 miliar), WIKA asing (jual Rp5,61 miliar dan beli Rp1,79 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts