Desember 05, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PPRO menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 20% pada tahun 2017

Britama.com – Anak usaha Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yaitu PP Properti Tbk (PPRO) telah menyusun rencana bisnis tahun depan. Manajemen PPRO menargetkan pendapatan di sepanjang 2017 tumbuh sekitar 25% dibandingkan realisasi pendapatan tahun ini.

Sepanjang tahun ini, PPRO juga menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 25% year-on-year (yoy) menjadi Rp1,89 triliun. Laba bersihnya pun diprediksi tumbuh 20% (yoy) menjadi Rp360 miliar.

Dengan asumsi tersebut, maka tahun depan PPRO berpotensi meraih maksimal pendapatan dan laba bersih masing-masing senilai Rp2,36 triliun dan Rp469 miliar. Per akhir September 2016, PPRO membukukan pendapatan pra penjualan atau marketing sales senilai Rp1,5 triliun.

Jumlah tersebut setara 60% dari target marketing sales sepanjang 2016 yang mencapai Rp2,5 triliun. Manajemen PPRO optimistis mampu memenuhi target marketing sales hingga akhir kuartal keempat tahun ini.

Hal tersebut terutama didukung beberapa proyek PPRO yang sudah mulai dipasarkan, yakni proyek apartemen mahasiswa yang berada di wilayah Margonda, Kota Depok. Juga proyek apartemen di Grand Kemala Lagoon.

Pada tahun ini, PPRO mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga Rp800 miliar. Namun, Manajemen Perseroan mengakui PPRO baru menggunakan separuh belanja modal, yakni senilai Rp400 miliar.

Pada kuartal keempat tahun ini, Perseroan akan memakai belanja modal untuk membeli lahan. Perseroan masih enggan menyebutkan lahan yang akan menjadi sasaran akuisisi di kuartal empat tahun ini.

Per akhir September 2016, PPRO mencatatkan pendapatan Rp1,56 triliun, atau 56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun laba bersihnya tumbuh 27% (yoy) menjadi Rp 260,52 miliar.

Related posts