Desember 05, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PTPP Percepat penyelesaian proyek sejumlah Rp3,68 triliun pada akhir tahun

Britama.com – Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) berencana mengejar kontrak minimal sebesar Rp3,68 triliun pada November dan Desember 2016 agar dapat mencapai target kontrak baru sebesar Rp31 triliun sepanjang tahun.

Perseroan telah membukukan kontrak baru sebesar Rp27,38 triliun sampai akhir Oktober 2016. PTPP tengah mengikuti lelang sejumlah proyek di bidang rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC), infrastruktur dan sebagainya. Kontrak baru PTPP sampai akhir Oktober 2016 terdiri dari kontrak baru induk perseroan sebesar Rp23,08 triliun dan kontrak anak perusahaan Rp4,3 triliun. Kontrak anak perusahaan itu terdiri dari kontrak PP Properti (PPRO) sebesar Rp1,83 triliun, PT PP Pracetak Rp1,77 triliun dan PT PP Peralatan Rp705 miliar.

Sejumlah proyek yang diperoleh perusahaan sampai akhir Oktober 2016, antara lain 2 ruas jalan tol senilai Rp3 triliun dan Rp2,7 triliun, PLMTG Lombok Peaker 130-150 megawatt (MW) Rp1,42 triliun, MNP Paket B & C Reklamasi Rp891 miliar.

Proyek lainnya adalah mobile power plant 500 megawatt Rp739 miliar yang berada di 8 lokasi, pembangunan gedung BNI Tower Rp714 miliar, proyek Tunjungan Boulevard Rp655 miliar, Bendungan Sukoharjo Lampung Rp55 miliar dan sebagainya.

Dengan target kontrak baru pada tahun 2016, perseroan menargetkan pendapatan tahun 2016 sebesar Rp20,18 triliun atau meningkat 37,58% dibandingkan dengan Rp14,66 triliun di tahun 2015.

Perseroan menargetkan laba bersih tahun 2016 sebesar Rp1,04 triliun atau meningkat 24,58% dibandingkan dengan laba komprehensif Rp838 miliar di tahun 2015. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp732 miliar pada tahun 2015.

Sementara itu, PTPP melalui anak usahanya, PP Infra, akan melakukan investasi di proyek transportasi masal metro kapsul di Bandung, Jawa Barat. Proyek kapsul tersebut bernilai sekitar Rp500 miliar.

Related posts