Desember 05, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

SIMP akan selesai 3 pabrik PKS yang baru

Britama.com – Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terus memperkuat posisi di bisnis hilir (downstream) sektor komoditas. Grup dari Indofood Agri yang juga milik Grup Salim ini bakal menyelesaikan pabrik pengolahan CPO di Surabaya, Jawa Timur.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 1.000 metrik ton (mt) per hari. Nanti, SIMP akan menggunakan pabrik ini untuk mengolah minyak sawit menjadi produk margarin dan minyak goreng.

Produk turunan CPO ini memiliki nilai lebih atau value added ketimbang produk CPO. Sehingga, hal ini mampu menetralisir sentimen negatif fluktuasi harga komoditas minyak sawit mentah.

Sementara itu, SIMP akan menyelesaikan tiga pabrik kelapa sawit (PKS). Dua di antaranya terletak di Kalimantan dengan kapasitas produksi masing-masing 45 ton per jam. Pabrik yang satu akan tuntas pada Q2 2017, dan satu pabrik lainnya ditargetkan bisa selesai pada 2018.

Selain itu, SIMP juga akan menyelesaikan pabrik serupa di Sumatra Selatan dengan kapasitas 30 ton per jam. Peningkatan bisnis hilir ini menjadi penopang kinerja SIMP. Emiten perkebunan dan pengolahan minyak nabati ini hanya mencatat kenaikan penjualan 2% menjadi Rp10,27 triliun pada periode sembilan bulanan tahun ini jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun, laba bersih SIMP tertolong oleh divisi minyak dan lemak nabati. Karena divisi ini, laba bersih SIMP melesat hingga 296,95% menjadi Rp295,21 miliar. Penjualan segmen minyak dan lemak nabati mencapai Rp7,12 triliun. Angka ini naik 14%.

Porsi pendapatan dari segmen minyak dan lemak nabati naik dari 62,03% per Q3 2015 menjadi 68,93% dari total pendapatan pada akhir Q3 2016.

Sedangkan pendapatan segmen perkebunan dari hasil penjualan kepada pelanggan eksternal justru turun 16,49%, setelah cenderung stagnan dalam dua tahun belakangan. Pendapatan segmen perkebunan SIMP dalam sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp3,19 triliun.

Related posts