Oktober 31, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (05/12/2016) : cermati saham ANTM, LPKR, PGAS, dan TLKM

Britama.com – Aneka Tambang Tbk (ANTM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Piercing Line, Penutupan di bawah 985, trend volume meningkat, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di atas 1030. Penurunan di bawah 895, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 955-975 target 995-1020 stop loss di bawah 895.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Long Legged Doji, penutupan dibawah 810, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 820. Penurunan di bawah 715, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 755-770 target 785-810 stop loss di bawah 715.

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Trend Netral & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Three Black Crows, penutupan di bawah 2800, trend volume menurun, dapat dorong peluang rawan koreksi selama di bawah 2915. Penurunan di bawah 2.530, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 2.685-2.730 target 2790-2840 stop loss di bawah 2530.

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Inverted Hammer, Penutupan di bawah 4085, trend volume menurun, dapat dorong peluang koreksi terbatas selama di bawah 4190. Penurunan di bawah 3690, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 3870-3940 target 4015-4135 stop loss di bawah 3690.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (02/12/2016), sebagai berikut: ANTM asing (jual Rp0,85 miliar dan beli Rp3,39 miliar), LPKR asing (jual Rp5,76 miliar dan beli Rp5,21 miliar), PGAS asing (jual Rp21,49 miliar dan beli Rp12,26 miliar), TLKM asing (jual Rp165,72 miliar dan beli Rp172,75 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts