September 20, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Sarana Central Bajatama akan membaik tahun depan

Britama.com – PT Sarana Central Bajatama Tbk (BAJA) optimistis permintaan baja lapis membaik setelah produsen China pangkas produksi, sehingga permasalahan oversupply tidak terjadi dan Perseroan bias memperbesar produksi Perseroan. Pada saat ini, produksi baja lapis Bajatama cuma sekitar 60% dari total kapasitas produksi terpasang yang sekitar 150.000 ton.

Hal tersebut disebabkan produksi baja lapis tertekan oleh banjir produk impor dari China, sebab Perseroan masih belum mampu bersaing dengan Produk China. Saat ini Produk China masih mengisi sekitar 40% dari kebutuhan atas baja lapis di Indonesia yang melebihi 1 juta ton.

Namun, kondisi pasar tahun depan diprediksikan membaik sebab dalam beberapa bulan terakhir harga baja mulai merangkak naik terdorong oleh langkah China memangkas produksi baja.

Perseroan juga yakin permintaan atas baja terus menanjak naik untuk mengisi tingkat konsumsi baja di Indonesia yang masih rendah. Fokus pemerintah membangun infrastruktur dan proyek satu juta ruma akan mempercepat kenaikan tingkat konsumsi baja lapis.

Perseroan mulai meluncurkan produk baja lapis berwarna yang dipasarkan dengan merek SaranaColor dalam tujuh jenis warna. SaranaColor menjadi produk jenis ketiga Bajatama setelah produk baja lapis aluminium bermerek Saranalume dan baja lapis tergalvinasi yang bermerek SaranaGalvanized.

Bajatama memproduksi ketiga jenis baja tersebut menggunakan bahan baku baja canai dingin yang dipasok dari PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sebanyak 70% dan sisanya diimpor untuk menjaga kelancaran produksi.

Related posts