Indeks LQ-45 Turun 0,42%, Saham Semen Indonesia Jatuh 3,01 Persen

britama.com, 11-Jan-2017, Indeks LQ-45 ditutup turun 3,79 poin (-0,42%) ke level 888,81 dengan total transaksi sebesar Rp2,88 triliun dan investor asing tercatat keluar sebanyak Rp65,68 miliar (jual bersih Rp42,22 miliar di Pasar Reguler dan Rp23,46 miliar di Pasar Nego). Level tertinggi Indeks LQ-45 pada perdagangan hari ini adalah 895,32 dan level terendah berada di 888,81.

Dari 45 emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ-45 (Periode Agustus 2016 – Januari 2017), terdapat 20 emiten yang turun. Sementara, emiten yang naik sebanyak 17 emiten dan 8 emiten lainnya tetap.

Emiten yang mengalami pelemahaan terbesar, antara lain: Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan Matahari Department Store Tbk (LPPF), yakni masing-masing melemah sebesar -3,01%, -2,28% dan -2,23%. Sedangkan emiten yang mengalami penguatan paling banyak adalah Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar +4,86%, Adaro Energy Tbk (ADRO) +3,56% dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) +2,19%.

Emiten LQ-45 yang paling banyak dijual oleh investor asing di Pasar Reguler, antara lain: Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan nilai jual bersih sebesar Rp52,30 miliar, Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp39,74 miliar dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp32,54 miliar. Adapun emiten yang paling banyak dibeli, diantaranya: Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp107,73 miliar, disusul Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp50,46 miliar.

Unduh: Transaksi Emiten Indeks LQ45 11-Jan-2017

Related posts