Desember 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penerbangan Garuda Indonesia masih terhambat oleh otoritas Jepang

Britama.com – Upaya Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menambah penerbangan ke Amerika Serikat masih terhambat di Otoritas Penerbangan Sipil Jepang, dalam hal ini Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Jepang untuk mendapatkan hak angkut kelima (‘fifth freedom traffic right).

Hak angkut kelima diperlukan Garuda Indonesia karena dalam rute penerbangannya dari Jakarta ke Los Angeles, terlebih dahulu transit di Narita, Tokyo.

Izin tersebut digunakan untuk mengangkut penumpang dari Jepang ke Amerika Serikat, bukan untuk kembali ke negara asal. Apabila penerbangan ke AS itu sudah berjalan dengan frekuensi setiap hari, maka akan memberikan kontribusi ke pendapatan perusahaan tujuh hingga 10%.

Sementara itu, Garuda Indonesia memastikan kasus suap yang melibatkan mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar tidak menganggu operasional perusahaan, karena telah mengambil berbagai langkah termasuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) di perusahaan.

Dalam dua tahun terakhir Garuda terus fokus pada GCG, renegosiasi kontrak-kontrak perusahaan dan efiensi biaya. Sejak dua tahun lalu, manajemen sudah melakukan renegosiasi besar-besaran terhadap kontrak-kontrak yang ada, termasuk periode 2004-2014.

Related posts