April 07, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih SMGR pada tahun 2016 stagnan

Britama.com – Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba bersih tahun 2016 sebesar Rp4,52 triliun atau Rp762 per saham. Laba bersih bersih tersebut stagnan atau sama dengan laba bersih pada tahun 2015. Pendapatan tahun 2016 tercatat Rp26,13 triliun, turun 3% YoY dari sebelumnya Rp26,95 triliun. Hal tersebut disebabkan penjualan semen pada tahun 2016 menurun 7,05% menjadi Rp24,13 triliun dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp25,96 triliun, Sedangkan untuk produk non semen, pendapatan meningkat dari Rp1,05 triliun menjadi 2,01 triliun.

Untuk Beban pokok SMGR pada tahun 2016 sebesar Rp16,28 triliun dari Rp16,30 triliun di 2015. Namun porsi beban terhadap pendapatan meningkat menjadi 62% dari sebelumnya 60% seiring dengan penurunan pendapatan konsolidasi.

Laba kotor SMGR tahun 2016 tercatat Rp9,86 triliun, turun 7% YoY dari Rp10,64 triliun di 2015. Laba per saham SMGR tahun 2016 sebesar Rp762 per saham.

Pada akhir tahun 2016, Aset SMGR tercatat Rp44,23 triliun, meningkat 15,94% dibandingkan Rp38,15 triliun pada tahun 2015. Dan Liabitlitas atau utang Perseroan meningkat dari Rp10,71 triliun menjadi Rp13,65 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi SMGR, Peningkatan aset dan Liabilitas Perseroan disebabkan oleh beberapa hal yaitu antara lain

  1. Konsolidasi dengan entitas Anak yaitu PT Varia Usaha (Sebelumnya asosiasi) dan PT Varia Usaha Beton melalui PT Semen Indonesia Beton (Sebelumnya Asosiasi dari PT SIB) sebesar Rp1,10 triliun atau meningkat 10,31%.
  2. Peningkatan utang bank jangka panjang terutama dalam rangka pendanaan proyek Indarung VI dan Proyek Rembang – Rp898,65 miliar atau naik 8,39%.
  3. Peningkatan Utang Kredit Modal Kerja dalam Rangka memperkuat pendanaan operasional – Rp466,07 miliar atau naik 4,35%.
  4. Tambahan sewa pembiayaan kapal – Rp346,09 miliar atau 3,23%.
  5. Liabilitas imbalan kerja sebagai dampak dari penurunan diskon rate – Rp123,54 miliar atau 1,15%.

Sementara itu, Semen Indonesia menargetkan penjualan semen tahun pada tahun ini sekitar 4% YoY menjadi 27,6 juta ton. SMGR akan mendorong penjualan regional minimal mencapai 1,5 juta ton.

SMGR menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2017 sebesar Rp 6 triliun. Perseroan akan menggunakan sebagian besar belanja modal untuk ekspansi pembangunan pabrik di Aceh dan Kupang dengan kapasitas 2,5 juta – 3 juta ton per tahun.

Nilai investasi untuk masing-masing pabrik ini sekitar Rp3 triliun-Rp4 triliun.

Related posts