Januari 17, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PPRO meraup laba bersih sebesar Rp365,28 miliar

Britama.com – PP Properti Tbk (PPRO) melaporkan peningkatan kinerja menjadi Rp365,38 miliar (Rp30,45 per saham) atau naik sebesar 21,66% dari laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sebesar Rp300,33 miliar (Rp25,03 per saham).

Peningkatan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada pada tanggal 31 Desember 2016 sebesar Rp2,15 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp644,89 miliar atau 42,84% dibandingkan dengan jumlah penjualan dan pendapatan usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sebesar Rp1.51 triliun.

Secara umum peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya pendapatan dari penjualan realti menjadi Rp2,01 triliun yang meningkat sebesar Rp635,10 miliar atau 46,00% dari tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sebesar Rp1,38 triliun. Sedangkan pendapatan properti pada tahun 2016 menjadi Rp134,41 miliar yang meningkat sebesar Rp9,79 miliar atau 7,85% dari tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sebesar Rp124,62 miliar.

Peningkatan penjualan realti yang signifikan tersebut disebabkan oleh mulai diakuinya penjualan dari beberapa proyek, meliputi Grand Kamala Lagoon sebesar Rp608,42 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan tower Emerald menjadi 95,86% serta tower Barclay menjadi 75,72%, Grand Sungkono Lagoon sebesar Rp602,07 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan tower Venetian menjadi 100% serta tower Caspian menjadi 71,6%, Grand Dharmahusada Lagoon sebesar Rp276,99 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan Tower 1 menjadi 66,85%, Amartha View 1 sebesar Rp158,41 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan Tower Amartha View menjadi 67,78%, Gunung Putri Square sebesar Rp155,27 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan Tower Pinus menjadi 100% dan Tower Palem menjadi 19,78%, The Ayoma Apartment sebesar Rp76,55 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan Tower North menjadi 43,13%, Pavilion Permata II sebesar Rp50,87 miliar akibat adanya peningkatan progress fisik pembangunan menjadi 97,37%.

Penjualan realti pada proyek Grand Kamala Lagoon, Grand Sungkono Lagoon, Grand Dharmahusada Lagoon, Amartha View, Gunung Putri Square, The Ayoma Apartment dan Pavilion Permata II ini sejalan dengan strategi Perseroan dimana Perseroan telah dan akan terus fokus dalam proyek di masa datang untuk mengembangkan proyek-proyek multitower dalam bentuk superblok dan CBD.

Grand Sungkono Lagoon merupakan proyek kawasan superblok pertama Perseroan sedangkan Grand Kamala Lagoon merupakan proyek kawasan CBD pertama Perseroan.

Related posts