November 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Dapat dari Penghasilan pajak, Laba bersih BVIC naik menjadi Rp100,36 miliar

Britama.com – Bank Victoria International Tbk (BVIC) melaporkan kinerja yang cukup bagus pada tahun 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 6,68% menjadi Rp100,36 miliar atau Rp13,56 per saham dibandingkan Rp94,08 miliar atau Rp13,18 per saham pada tahun 2015.

Pencapaian kinerja BVIC pada tahun 2016 tersebut didukung oleh Pertumbuhan Pendapatan Bunga dan Syariah sebesar 7,46% menjadi Rp2,16 triliun dibandingkan Rp2,01 triliun, dan Perseroan memperoleh Manfaat dari Pajak Penghasilan sebesar Rp7,50 miliar, sedangkan pada tahun 2015 hanya sebesar Rp75,81 juta.

Sementara itu Laba kotor Perseroan masih mengalami penurunan dari Rp356,48 miliar menjadi Rp303,62 miliar atau turun 17,41%, dan diiringi penurunan laba usaha Perseroan dari Rp92,83 miliar menjadi Rp85,26 miliar, serta Laba sebelum pajak menurun dari Rp93,99 miliar menjadi Rp92,86 miliar.

Perlu diketahui, Pendapatan Pokok Perseroan terutama dikontribusikan dari Pendapatan Bunga pada tahun 2016 dengan meningkat dari Rp1,87 triliun menjadi Rp2,04 triliun, dimana Pendapatan bunga tersebut terbesar berasal dari Kredit yang diberikan sebesar Rp1,66 triliun tahun 2016, naik 6,41% dari Rp1,56 triliun pada tahun 2015. Dan diikuti oleh Pendapatan dari Efek-Efek sebesar Rp295,65 miliar, naik 19,56% dari Rp247,28 miliar, dan sisanya berasal dari Penempatan pada BI dan Bank Lain pada tahun 2016 dan 2015 masing-masing sebesar Rp84,07 miliar dan Rp66,58 miliar. Untuk Pendapatan Syariah yang memberikan kontribusi terbesar ke Pendapatan Pokok Perseroan pada tahun 2016 dan 2015 masing-masing sebesar Rp122,26 miliar dan Rp144,37 miliar.

Hingga 31 Desember 2016, Total Aset BVIC mencapai Rp25,99 triliun atau naik 11,78%, sedangkan Total Utang Perseroan meningkat dari Rp20,03 triliun di tahun 2015 menjadi Rp22,17 triliun di tahun 2016, dan Dana Syirkah Temporer meningkat dari Rp1,10 triliun menjadi Rp1,19 triliun.

Related posts