November 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (21/03/2017) : Perhatikan emiten CPIN, KIJA, LPKR, dan PTBA

Britama.com – Charoen Phokpan Indonesia Tbk (CPIN): Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Engulfing, Penutupan di atas 3095, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 3545. Penurunan di bawah 3065 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 3265-3325 target 3390-3500 stop loss di bawah 3065.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 309, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 342. Rekomendasi: Beli 316-322 target 329-340 stop loss di bawah 298.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Oversold, Candle Hanging Man, Penutupan di bawah 765 trend volume meningkat, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 795. Peluang penurunan di bawah 690 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 735-750 target 755-775 stop loss di bawah 690.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish Harami, Penutupan di atas 10750, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di atas 12125. Penurunan di bawah 10450, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 11200-11300 target 11550-11900 stop loss di bawah 10450.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (20/03/2017), sebagai berikut: CPIN asing (jual Rp7,47 miliar dan beli Rp16,21 miliar), KIJA asing (jual Rp1,06 miliar dan beli Rp2,60 miliar), LPKR asing (jual Rp3,51 miliar dan beli Rp5,81 miliar), PTBA asing (jual Rp4,78 miliar dan beli Rp2,49 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts