Februari 27, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Bank Danamon mencapai Rp278,52 per saham

Britama.com – Bank Danamon Tbk (BDMN) melaporkan kinerja yang cukup bagus pada tahun 2016 dengan membukukan peningkatan laba bersih sebesar 11,72% menjadi Rp2,67 triliun atau Rp278,52 per saham dibandingkan laba bersih pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp2,39 triliun atau Rp249,70 per saham.

Pencapaian kinerja tersebut didukung oleh peningkatan laba bersih sebelum pajak sebesar Rp4,39 triliun di tahun 2016, atau tumbuh 39% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp3,28 triliun. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pada pendapatan non bunga, disiplin dalam pengelolaan pengeluaran operasional, serta penurunan biaya kredit. Pengeluaran Operasional menurun dari Rp14,44 triliun menjadi Rp13,54 triliun atau turun 6,23%. Penurunan pengeluaran operasional Perseroan terutama didukung dari penurunan Beban Penyisihan Kerugian penurunan nilai Aset sebesar 12,60% menjadi Rp4,44 triliun.

Meskipun kinerja Perseroan meningkat, Pendapatan Bunga Perseroan masih mengalami penurunan sebesar 7,89% menjadi Rp20,65 triliun, sedangkan Laba kotor Perseroan mengalami peningkatan sedikit dari Rp13,65 triliun menjadi Rp13,78 triliun, dan Pendapatan Bunga dan Underwritting bersih meningkat sebesar 1,62% menjadi Rp14,40 triliun.

Perlu diketahui, Danamon membukukan pertumbuhan dua digit pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Wholesale, dan Mortgage Konsumer sepanjang tahun 2016. Portofolio Wholesale, terdiri dari perbankan korporasi, komersial dan institusi keuangan, tumbuh 11% menjadi Rp37,4 triliun. Kredit pada segmen UKM tumbuh 10% menjadi Rp24,7 triliun. Secara bersamaan, Mortgage Konsumer juga tumbuh 21% menjadi Rp4,4 triliun.

Total portofolio kredit dan trade finance turun 2% menjadi Rp127,3 triliun pada tahun 2016 dari Rp129,5 triliun dari akhir 2015. Kredit kepada segmen mikro melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP) turun 30% menjadi Rp10,2 triliun karena kompetisi dan permintaan yang menurun. Pembiayaan Adira Dinamika Multi finance Tbk (ADMF) turun sebesar 5% pada tahun 2016 menjadi Rp44,4 triliun.

Namun, produktivitas menunjukkan peningkatan dimana pembiayaan Adira Finance tumbuh 2% pada kuartal keempat. Tren positif ini terjadi di tengah lemahnya penjualan di industri kendaraan baru untuk roda dua dan roda empat komersial, masing-masing turun 8% dan 29%.

Sebagai catatan Bank Danamon Hingga 31 Desember 2016 telah memiliki jaringan sekitar 1.800, yang terdiri dari antara lain kantor cabang konvensional, unit Danamon Simpan Pinjam (DSP) dan unit Syariah, serta kantor-kantor cabang anak perusahaannya. Danamon juga telah menyediakan kepada nasabahnya akses ke hampir 60.000 ATM, termasuk melalui kerjasama dengan ATM Bersama, PRIMA, dan ALTO di 34 provinsi di Indonesia. Danamon mengelola aset sebesar Rp174 triliun sampai dengan 31 Desember 2016.

Related posts