Juni 20, 2019

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih PNLF mencapai Rp1,54 triliun pada tahun 2016

Britama.com – PT Panin Financial Tbk (PNLF) melaporkan kinerja yang sangat bagus pada tahun 2016 dengan laba bersih yang melonjak 69,66% menjadi Rp1,54 triliun atau Rp47,97 per saham dibandingkan Rp905,40 miliar atau Rp28,27 per saham pada periode yang sama tahun 2015.

Pencapaian kinerja PNLF pada tahun 2016 tersebut ditopang oleh Kenaikan Liabilitas Manfaat Polis masa depan dan Estimasi Liabilitas Klain yaitu Rp55,61 miliar, sedangkan pada tahun sebelumnya mengalami Penurunan Sebesar Rp703,17 miliar. Sementara itu, Pendapatan Pokok Perseroan mengalami peningkatan sedikit yaitu sebesar 2,51% menjadi Rp4,49 triliun. Pendapatan Pokok Perseroan terutama dikonstribusikan dari Pendapatan Premi Neto yaitu sebesar Rp3,53 triliun atau turun 5,11% dari Pendapatan tahun 2015, dan Berikutnya adalah Pendapatan dari hasil Investasi yaitu sebesar Rp655,58 miliar atau turun 16,43% dari tahun 2015, serta sisanya Pendapatan Lain (Penjualan Efek, Efek dan reksadana yang belum direalisasikan, serta Pendapatan lainnya) sebesar Rp306,81, sedangkan pada tahun 2015 mengalami Kerugian Lain sebesar Rp118,32 miliar.

Selanjutnya Laba usaha Perseroan meningkat dari Rp394,04 miliar menjadi Rp505,97 miliar atau naik 28,41%. Hal Tersebut disebabkan oleh Kenaikan Liabilitas Manfaat polis Masa Depan dan Estimasi Liabilitas Klaim yang telah disebutkan diatas yang merupakan penopang pertumbuhan kinerja Perseroan.

Perlu diketahui, Pendapatan Premi Neto Perseroan terutama dikonstribusikan dari Universal Life yaitu Rp2,56 triliun, turun 14,38% dari Universal tahun 2015 yaitu sebesar Rp2,99 triliun, dan Kedua dikontribusikan dari Unit-Linked yaitu sebsear Rp923,31 miliar pada tahun 2016, naik 41,93% dari Unit-linked tahun 2015, serta sisanya berasal dari Premi Kematian, Dwiguna, Seumur Hidup, Dwiguna Kombinasi, Kesehatan dan Kecelakaan diri.

Hingga akhir 2016, Total Aset PNLF mencapai Rp24,97 triliun atau naik 25,67%, dan Total Utang Perseroan meningkat dari Rp4,22 triliun di tahun 2015 menjadi Rp4,58 triliun di tahun 2016.

Related posts